• About
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Privacy & Policy
saiyonews.com
  • Home
  • International
  • Nasional
  • Regional
    • Sumatera Barat
    • Padang
    • Pasaman
    • Pasaman Barat
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Selebriti
    • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Home
  • International
  • Nasional
  • Regional
    • Sumatera Barat
    • Padang
    • Pasaman
    • Pasaman Barat
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Selebriti
    • Ekonomi
No Result
View All Result
saiyonews.com
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Bisnis

Pasaman Menuju Sentra Pisang Cavendish untuk Pasar Lokal dan Ekspor

saiyonews.com by saiyonews.com
19/08/2026
in Bisnis, Blog
0 0
0
Pasaman Menuju Sentra Pisang Cavendish untuk Pasar Lokal dan Ekspor
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on TelegramShare on WhatsAppShare on Pinterest

Pasaman -SaiyoNews.com- Pengembangan pisang Cavendish di Kabupaten Pasaman dinilai memiliki prospek yang menjanjikan, baik untuk memenuhi pasar lokal maupun kebutuhan komoditas ekspor. Gagasan menjadikan Pasaman sebagai sentra Cavendish ini digagas oleh Sabar AS, selaku Inisiator sekaligus Pembina GRANAT Pasaman, dan didorong bersama jajaran DPC GRANAT Kabupaten Pasaman. 19/08/2026

Ketua DPC GRANAT Kabupaten Pasaman, Febri, S.Pd., M.Pd.T., mengatakan bahwa pengembangan Cavendish diharapkan dapat menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Cavendish ini memiliki prospek pasar yang cukup luas. Tidak hanya untuk pasar lokal seperti swalayan dan pusat perdagangan, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai komoditas ekspor. Karena itu, kita ingin masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan budidaya yang baik sejak awal,” ujar Febri.

Untuk mendukung rencana tersebut, DPC GRANAT Pasaman menggagas Posko Pisang Cavendish Pasaman sebagai tempat konsultasi dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin membudidayakan Cavendish.

Masyarakat nantinya dapat memperoleh edukasi dan konsultasi bersama penyuluh atau tenaga yang memiliki pengetahuan khusus mengenai budidaya pisang Cavendish. Program pendidikan dan pendampingan tersebut direncanakan gratis tanpa biaya.

Menurut Febri, pengembangan Cavendish bukan semata-mata tentang menanam pisang, tetapi bagaimana membangun komoditas yang memiliki standar kualitas dan mampu memenuhi kebutuhan pasar.

“Harapannya nanti ada hasil produksi yang bisa diserap pasar lokal, termasuk swalayan, dan dalam jangka panjang kita juga memiliki kualitas produksi yang mampu bersaing untuk pasar ekspor,” katanya.

Selain memberikan peluang ekonomi, gerakan ini juga diharapkan menjadi salah satu kegiatan positif bagi masyarakat dan generasi muda.

“Kita ingin Pasaman produktif. Menanam pisang, membuka peluang usaha, memperkuat ketahanan pangan dan mengajak generasi muda melakukan kegiatan positif agar menjauhi narkoba,” ujar Febri.

DPC GRANAT Pasaman berharap gagasan yang diinisiasi Sabar AS tersebut dapat berkembang menjadi gerakan bersama dengan melibatkan pemerintah, penyuluh, petani, pelaku usaha dan masyarakat.

Pasaman menanam Cavendish, Pasaman membangun ekonomi, Pasaman menuju sentra Cavendish. BE (Kontributor)

saiyonews.com

© 2024 SaiyoNews.com - Saiyo News | Media Pemberitaan Online.

Navigate Site

  • About
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Privacy & Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • International
  • Nasional
  • Regional
    • Sumatera Barat
    • Pasaman
    • Pasaman Barat
    • Padang
  • Politik
  • Bisnis
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Selebriti

© 2024 SaiyoNews.com - Saiyo News | Media Pemberitaan Online.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Go to mobile version